Hidup di Indonesia ini sungguh besar peluang usaha yang bisa kita manfaatkan. Menangkap apa yang menjadi kebutuhan market yang 90% beragama Islam, adalah sesuatu yang tidak bisa dianggap enteng. Terus terang saya heran, mengapa orang sampai susah-susah pergi ke luar negeri hanya untuk menjadi karyawan bahkan buruh? Memang kalau membandingkan gaji ada beda, tapi bagaimana dengan biaya dan resiko serta pengorbanan lainnya yang immaterial?
Tapi, sudahlah... Saya ingin berbagai pikiran saya saat melihat peluang usaha yang khususnya saat saya tinggal di kota Jambi ini, sangat bertumbuh pesat. Sejak 2 tahun lalu tinggal di kota Jambi, sudah melihat perbedaan antara kota-kota lain. Ada 2 yang menyolok, yakni banyaknya toko Jamu dan toko Baju Muslim. Kapan-kapan saya akan share tentang toko Jamu, sekarang saya ingin cerita tentang tren usaha satunya yakni, membuka toko atau menjual Baju Muslim.
Coba sekarang kita rinci beberapa hal yang bisa kita garap di ceruk pasar ini.
- perangkat ibadah sholat
- baju muslim casual
- baju untuk acara besar keagamaan
- baju muslim anak
- baju muslim dewasa
- baju muslim khusus wanita
- baju muslim khusus pria
- dan masih banyak lagi, hingga ke perangkat kematian...
Dan percayalah, pasarnya memang besar!
"Ah, sudah banyak yang buka toko baju muslim!"
Memang! Dan bisa jadi seperti itu. Sekarang, kita coba berhitung ya... Lihat di sekeliling anda masing-masing...
# Berapa jumlah penduduk di seputar anda, yang muslim.
# Berapa kali dalam sebulan harus berganti baju atau menambah koleksi bajunya?
# Ada berapa kali dalam sebulan (ingat setiap hari Jumat ada sholat Jumat selain sholat sehari-hari bukan?) 2 hari raya itu acara besar yang pasti tak dilewatkan untuk menambah koleksi baju.
Belum dihitung, Peluang lain adalah untuk memberikan hadiah kepada orang lain.
Coba saja, sekarang kita ukur seberapa besar market khusus untuk baju muslim wanita. Apa saja itu...
- Jilbab
- Rukuh
- Aksesoris
- Tas
- Alat kecantikan
??? Ada lagi yg terlewat???
Khusus Jilbab saja, PASTI tidak hanya 1 jilbab yang dimiliki tiap gadis, ibu, nenek. Jilbab seperti lainnya, tidak hanya menjadi hal yang wajib digunakan, namun sudah memperhatikan model dan tren yang sedang 'in' saat ini. Akibatnya, model terus berganti, dan peluang untuk menjual produk baru, selalu ada!
Sekarang, bagaimana cara memulainya? Ternyata mudah. Saat ini, produsen memiliki kebutuhan agar barangnya laku terjual. Kekurangan produsen adalah tempat menjual produk. Bisa dibilang, produsen mengalami surplus. Namun, distribusi masih terbuka lebar. Itulah berita gembiranya!
Tak usah berpikir muluk-muluk tentang ini, rencanakan yang termudah dan cepat anda lakukan. Misal, tentang tempat usaha, biasanya ini yang terpikir pertama saat akan membuka usaha bukan? Juga tentang Modal? Itu biasa. Tapi, jangan berhenti gara-gara tak siap modal! Percayalah, saat saya tanya ke toko-toko besar yang banyak berserakan itu, dulunya saat memulai tokonya, bisa dibilang tanpa modal! Asal tahu dan mau, begitu katanya...
Apa saja yang bisa kita duplikasi dari keberhasilan mereka?
+ manfaatkan garasi / sisa tempat di rumah anda yang berfungsi untuk mendisplay contoh baju
+ cari tabloid yang memuat iklan usaha, temukan tawaran untuk menjual baju muslim dengan cara yang paling mudah bagi kita. Misal cari produsen yang bisa bekerjasama dengan sistem konsinyasi, titip jual, atau bisa mengembalikan stok sisa, atau berganti model jika stok tersisa, atau cara pembayaran yang mudah, dan lain-lain, pilih apa yang menjadikan anda mudah melakukannya
+ beranikan diri untuk membeli stok anda yang PERTAMA, cari model yang sedang tren dan cepat laku
+ manfaatkan kenalan dan kawan dekat untuk menjadi pelanggan pertama anda, ajak mereka untuk melihat koleksi toko anda itu, jangan berharap mereka untuk langsung beli, tapi percayalah mereka pasti akan beli
+ berikan harga yang menarik (margin tipis) agar koleksi anda segera berganti dengan lainnya
+ perhatikan komentar / harapan pelanggan anda misal, tentang model dan jenis barang yang belum ada di toko anda dan mereka ingin mendapatkannya
Insyaalloh, dengan promosi simpel cara "mouth to mouth" toko Baju Muslim yang bermula di garasi / sudut ruang tamu anda itu akan berkembang menjadi toko yang ramai pelanggan.
Selamat mencoba!






Sering melihat berita di media mahasiswa Indonesia menjuarai kompetisi ROBOT? Tertarik untuk mempelajarinya dengan mudah? bahkan ternyata bisa dipelajari oleh anak-anak seusia SD ! Tidak percaya? Buktikan saja...
*)Alamat email hanya untuk kepentingan BLOG ini dan tidak akan disalah gunakan.

Cuplikan Komentar